Jumat, 25 Desember 2009

AVATAR (2009)..yang versi 3D




Akhirnya bisa juga nonton Avatar..kebetulan lagi jalan2 di kota Pahlawan..Ternyata XXI Surabaya Town Square menyediakan dua pilihan..mau nonton Avatar yang biasa ada..yang 3D ada juga. Masing2 ada keunggulannya. Klo yang biasa ada text subtitlenya sementara yang 3D tidak...tentu saja sensasi visual yang didapat akan lebih terasa apabila kita menonton yang versi 3D....itu pun mesti antri setelah beli tiket pukul 14.00 dapet yang tayang pukul 18.25

Setelah Sholat Maghrib di basement berjamaah (kayaknya kebanyakan jamaah juga mo nonton juga) semua penonton sudah berjubel di pintu gerbang teater 3. Rupanya perlakuan buat film 3D sedikit berbeda daripada yang biasa..petugas kelihatan hilir mudik mendorong gerobak berisi sejumlah kacamata 3D untuk dibersihkan dan ditata ulang..tentu saja waktu menjadi sedikit lebih molor dari jadwal yang telah ditentukan.



Hore akhirnya duduk juga sambil memakai kacamata 3D...trailer yang diputar sebelum film dimulai adalah Alice in Wonderland yang dibintangi Johny Depp versi 3D. Hohoho..karena baru pertama nonton bioskop versi 3D..rasanya amazing ya...(norak mode on)



Kisah filmnya sendiri tentang seorang eks marinir yang berkursiroda bernama jake Sully (Sam Worthington) yang dipanggil untuk mengikuti sebuah ekspedisi khusus mengeksploitasi sebuah planet asing..Pandora untuk menguras Sumber Daya yang terdapat di sana. Agar lebih bisa membaur dengan penduduk Asli yang disebut Na'vi (biru dan berekor...haha), maka tim tadi melalui program bernama AVATAR...jadi mereka memakai tubuh Na'vi untuk berinteraksi di Pandora sementara tubuh yang Asli tetap berada di markas. Dalam misi tersebut, Jake dapat kembali berjalan dengan Tubuh Na'vi setinggi 3 meter dan belajar untuk bermasyarakat dengan penduduk setempat.

Keadaan menjadi semakin komplek ketika Jake terlibat cinta lokasi dengan Neytiri (Zoe Saldana..yang jadi Uhura di Star Trek) seorang Na'vi cantik putri ketua Suku..(tetap saja berekor dan berhidung runcing..hehe ) sementara Program dari manusia malah akan merugikan penduduk Na'vi.



Dengan visualisasi yang luar biasa,Film terbaru karya Sutaradara James Cameron setelah Titanic (1998) ini menjadi sebuah tolak ukur baru di dunia perfilman.. Teknologi baru yang digunakan menjadi alasan yang jelas bagi James, mengapa film ini begitu lama keluar padahal James sendiri telah menulis naskah ini pada tahun 1994..Budget yang fantastis (kabarnya mencapai hampir 500 juta dollar) membuat pertanyaan bagi banyak kalangan, bagaimana kesuksesan di pasaran?



Bagi saya pribadi, film ini termasuk most entertaining movie 2009...kayaknya duit 50.000 yang keluar sebanding dengan apa yang diperoleh.Sayangnya kacamata 3D nya gak boleh dibawa pulang sebagai souvenir..haha.

"Mas-mas kacamatanya?"pinta mbak2 cantik petugas bioskop ketika saya dengan cuek bebeknya berjalan lurus ke depan pintu Exit sambil berharap mbaknya lupa minta.."O iya mbak, maaf lupa" hihihi :p

Bagaimanapun film ini bukan berdasarkan buku atau remake film terdahulu..jadi mungkin kerja keras tim membuat dunia imajinasi baru dengan seluruh penduduk beserta kebudayaannya (bahkan bahasa kaum Na'vi pun diciptakan khusus oleh ahli bahasa) dari nol serta cerita yang asyik (kayaknya agak mirip Pocahontas ya..) layak mendapat award yang sesuai...Oscar mungkin?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar